Mahakarya Perjuangan Ulama dan Santri dalam Menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia
Buku karya Prof. Ahmad Mansur Suryanegara (Guru Besar Sejarah – Universitas Padjajaran Bandung) ini mengungkap semua fakta yang tersembunyi dan disembunyikan, diantaranya:
"Wal tanzhur nafsun maa qaddamat li ghad."
Perhatikan sejarahmu untuk hari esokmu.
(Q.S. Al-Hasyr 59 : 18)
"Bila Sejarawan mulai membisu, hilanglah kebesaran masa depan generasi bangsa …"
(Ahmad Mansur Suryanegara)
Kita perlu membaca sejarah dan belajar dari sejarah. Buku API SEJARAH karya Ahmad Mansur Suryanegara sarat dengan informasi dan keteladanan dari para pejuang Muslim yang terdahulu. Buku ini baik sekali untuk dibaca dan sejarah para pejuang didalamnya sangat bermanfaat untuk diteladani oleh mereka yang masih memiliki "API" perjuangan.
(Prof. Dr. H. Miftah Faridl, Cendekiawan Muslim, Ketua MUI Kota Bandung)
Buku yang seharusnya menggugah kesadaran berbangsa pada pangkalnya… Ahmad Mansur Suryanegara telah mendudukkan sejarah sungguh sebagai sejarah : bukan hanya sekedar catatan peristiwa di masa lalu, melainkan peristiwanya itu sendiri. HISTORIA VITAE MAGISTRA itulah yang dipertahankan guru besar yang selalu saya kagumi ini.
(N. Syamsuddin Ch. Haesy, Kolumnis dan Pegiat Deschooling Society)
Sejarah memang sarat dengan kepentingan. Itu sebabnya, banyak manipulasi didalamnya. Sayangnya, kesadaran sejarah di kalangan umat Islam sangat rendah. Padahal dahulu kita memiliki sejarawan-sejarawan unggul: Thabari, Mas’udi, Ibnu Hisyam, Ibnu Al-Atsir, Ibnu Khladun, dan masih banyak lagi. Karena itu, buku yang ditulis Ahmad Mansur Suryanegara ini sangat berharga untuk menjernihkan sejarah. Semoga banyak lagi Sejarawan Muslim yang memiliki kepedulian seperti beliau.
(Prof. Dr. Afif Muhammad, M.A, Direktur Pasca Sarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung)
API SEJARAH ini sungguh layak diapresiasi. Sebuah buku yang berani membongkar deislamisasi penulisan sejarah bangsa Indonesia.
(Ust. H.M. Khair Harry Moekti, Mubaligh, Mantan Rocker)
- Benarkah Kapitan Pattimura dan Si Singamangaraja XII adalah seorang Muslim yang berjuang atas nama jihad fi sabilillah?
- Apakah benar R.A. Kartini berjuang mengatasnamakan perempuan Muslimah dengan spirit Al-Qur'an?
- Tepatkah hari lahir Ki Hadjar Dewantara dijadikan sebagai Hari Pendidikan Nasional?
- Apakah benar Boedi Oetomo tidak menghendaki persatuan bangsa Indonesia dan tidak mencita-citakan kemerdekaan Indonesia?
- Benarkah bukti yang menyatakan bahwa para petinggi Boedi Oetomo kerap menghina dan melecehkan Rasulullah saw dalam pertemuan-pertemuan mereka?
"Wal tanzhur nafsun maa qaddamat li ghad."
Perhatikan sejarahmu untuk hari esokmu.
(Q.S. Al-Hasyr 59 : 18)
"Bila Sejarawan mulai membisu, hilanglah kebesaran masa depan generasi bangsa …"
(Ahmad Mansur Suryanegara)
Kita perlu membaca sejarah dan belajar dari sejarah. Buku API SEJARAH karya Ahmad Mansur Suryanegara sarat dengan informasi dan keteladanan dari para pejuang Muslim yang terdahulu. Buku ini baik sekali untuk dibaca dan sejarah para pejuang didalamnya sangat bermanfaat untuk diteladani oleh mereka yang masih memiliki "API" perjuangan.
(Prof. Dr. H. Miftah Faridl, Cendekiawan Muslim, Ketua MUI Kota Bandung)
Buku yang seharusnya menggugah kesadaran berbangsa pada pangkalnya… Ahmad Mansur Suryanegara telah mendudukkan sejarah sungguh sebagai sejarah : bukan hanya sekedar catatan peristiwa di masa lalu, melainkan peristiwanya itu sendiri. HISTORIA VITAE MAGISTRA itulah yang dipertahankan guru besar yang selalu saya kagumi ini.
(N. Syamsuddin Ch. Haesy, Kolumnis dan Pegiat Deschooling Society)
Sejarah memang sarat dengan kepentingan. Itu sebabnya, banyak manipulasi didalamnya. Sayangnya, kesadaran sejarah di kalangan umat Islam sangat rendah. Padahal dahulu kita memiliki sejarawan-sejarawan unggul: Thabari, Mas’udi, Ibnu Hisyam, Ibnu Al-Atsir, Ibnu Khladun, dan masih banyak lagi. Karena itu, buku yang ditulis Ahmad Mansur Suryanegara ini sangat berharga untuk menjernihkan sejarah. Semoga banyak lagi Sejarawan Muslim yang memiliki kepedulian seperti beliau.
(Prof. Dr. Afif Muhammad, M.A, Direktur Pasca Sarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung)
API SEJARAH ini sungguh layak diapresiasi. Sebuah buku yang berani membongkar deislamisasi penulisan sejarah bangsa Indonesia.
(Ust. H.M. Khair Harry Moekti, Mubaligh, Mantan Rocker)
Judul : Api Sejarah Jilid 1 & Jilid 2
Penulis : Prof. Ahmad Mansur Suryanegara
Penerbit : Surya Dinasti
Tahun : 2016
Ukuran : 17,5 x26 cm
Tebal : xxxviii + 597 halaman (HC)
Berat : 2.600 gram
ISBN : 978-602-71237-0-0; 978-602-71237-1-7
By Momentumpedia






