Firman ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala yang menggunakan redaksi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan tanpa perantara Malaikat Jibril 'alaihissalam disebut sebagai hadits qudsi, ilahi, dan rabbani. Dari ketiga nama ini yang paling populer adalah hadits qudsi. Jumlah hadits qudsi menurut ulama hadits relatif cukup banyak. Ada yang berpendapat bermjumlah lebih dari 100 hadits dan ada juga yang berpendapat lebih dari 200 hadits. Banyak kitab atau buku karya ulama hadits yang khusus menghimpun hadits-hadits qudsi. Diantaranya yang sangat popluler Al-Kalimu Ath-Thayyibah karya Ibnu Taimiyyah, Adab Al-Hadits Al-Qudsiyyah karya Dr. Ahmad Asy-Syarbasyi (kedua kitab ini memuat lebih dari 100 hadits), Al-Ittihaf Ats-Tsaniyah bi Al-Ahadits Al-Qudsiyyah karya Abdur-Rauf Al-Manawi (memuat 272 hadits).
Buku ini memuat 400 hadits qudsi yang diambil dari tujuh kitab hadits ternama yang menjadi rujukan para ulama dari berbagai disiplin ilmu (khususnya ilmu pengetahuan agama), yaitu Muwaththa' Imam Malik, Shahih Al-Bukhari, Shahih Muslim, Jami' At-Tirmidzi, Sunan Abu Dawud, Sunan An-Nasa'i, dan Sunan Ibnu Majah. Jumlah yang relatif banyak ini disebabkan ada beberapa hadits yang kandungan dan isinya sama, tetapi tetapi rawi dan redaksi sanadnya berbeda. Ini untuk mempermudah para peminat ilmu hadits yang ingin memperdalam dan mengkaji lebih jauh.
Kehadiran buku Kumpulan Hadits Qudsi Beserta Penjelasannya yang diterjemahkan dari kitab Al-Ahadits Al-Qudsiyyah terbitan Mu'assasah Ar-Rayyan jelas sangat berguna bagi para peminat studi hadits dan kaum muslimin umumnya yang hendak mencari lentera hati melalui hadits Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Apalagi hadits qudsi yang ditulis dalam buku ini bersumber dari kitab-kitab hadits yang sangat populer dan berkait dengan amaliah praktis baik yang berkenaan dengan masalah-masalah aqidah, ibadah, muamalah, akhlak, adab, masalah lingkungan, dan hal-hal yang terkait dengan akhirat. Di samping itu, hadits-hadits yang disebutkan dalam buku ini juga disertai penjelasan dari para ulama yang memang pakar di bidangnya, seperti Al-Qasthalani yang diambil dari Syarah Shahih Al-Bukhari dan Imam An-Nawawi yang diambil dari Syarah Shahih Muslim.
Buku ini memuat 400 hadits qudsi yang diambil dari tujuh kitab hadits ternama yang menjadi rujukan para ulama dari berbagai disiplin ilmu (khususnya ilmu pengetahuan agama), yaitu Muwaththa' Imam Malik, Shahih Al-Bukhari, Shahih Muslim, Jami' At-Tirmidzi, Sunan Abu Dawud, Sunan An-Nasa'i, dan Sunan Ibnu Majah. Jumlah yang relatif banyak ini disebabkan ada beberapa hadits yang kandungan dan isinya sama, tetapi tetapi rawi dan redaksi sanadnya berbeda. Ini untuk mempermudah para peminat ilmu hadits yang ingin memperdalam dan mengkaji lebih jauh.
Kehadiran buku Kumpulan Hadits Qudsi Beserta Penjelasannya yang diterjemahkan dari kitab Al-Ahadits Al-Qudsiyyah terbitan Mu'assasah Ar-Rayyan jelas sangat berguna bagi para peminat studi hadits dan kaum muslimin umumnya yang hendak mencari lentera hati melalui hadits Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Apalagi hadits qudsi yang ditulis dalam buku ini bersumber dari kitab-kitab hadits yang sangat populer dan berkait dengan amaliah praktis baik yang berkenaan dengan masalah-masalah aqidah, ibadah, muamalah, akhlak, adab, masalah lingkungan, dan hal-hal yang terkait dengan akhirat. Di samping itu, hadits-hadits yang disebutkan dalam buku ini juga disertai penjelasan dari para ulama yang memang pakar di bidangnya, seperti Al-Qasthalani yang diambil dari Syarah Shahih Al-Bukhari dan Imam An-Nawawi yang diambil dari Syarah Shahih Muslim.
Judul : Kumpulan Hadits Qudsi Beserta Penjelasannya
Penulis : Imam An-Nawawi dan Al-Qasthalani
Penerbit : Darul Manar
Ukuran : 16.3 × 25 cm
Tebal : xxviii + 795 halaman (HC)
Berat : 1.100 gram
ISBN : 978-602-99752-0-8
By Momentumedia






