
Panggilan adzan merupakan syiar shalat paling sakral dan memiliki keutamaan paling agung bahkan ALLAH ﷻ membangkitkan para muadzin dengan leher paling panjang dan adzan dijadikan Rasulullah ﷺ sebagai syiar pembeda antara darul Iman dengan darul kufur yang patut diserang dan diperangi.
Namun panggilan adzan itu hilang keutamaan dan pahalanya, malah adzan berubah sebagai ajang kontes tarik suara dan tampak kurang sakral karena diabaikannya hukum, etika dan tata caranya sebagaimana yang telah digariskan oleh sunnah Nabi ﷺ.
Banyak sekali kekeliruan-kekeliruan seputar adzan yang menjadi sebab hilangnya keutamaan dan pahala adzan, justru panggilan adzan yang sakral berubah murka dan siksa sehingga setiap muadzin harus mengetahui dan memahami dengan baik hukum, etika dan norma adzan agar tugas mulia sebagai muadzin mendatangkan kemuliaan dan kebaikan dunia dan akhirat.
By Momentumpedia
Namun panggilan adzan itu hilang keutamaan dan pahalanya, malah adzan berubah sebagai ajang kontes tarik suara dan tampak kurang sakral karena diabaikannya hukum, etika dan tata caranya sebagaimana yang telah digariskan oleh sunnah Nabi ﷺ.
Banyak sekali kekeliruan-kekeliruan seputar adzan yang menjadi sebab hilangnya keutamaan dan pahala adzan, justru panggilan adzan yang sakral berubah murka dan siksa sehingga setiap muadzin harus mengetahui dan memahami dengan baik hukum, etika dan norma adzan agar tugas mulia sebagai muadzin mendatangkan kemuliaan dan kebaikan dunia dan akhirat.
| Judul | : | 28 KEKELIRUAN SEPUTAR ADZAN - Hukum & Etika Adzan yang Sering Diabaikan |
| Judul Asli | : | Al-Mufid fi Taqribi Ahkam al-Adzan |
| Penulis | : | Syaikh Abdullah al-Jibrin |
| Penerbit | : | Pustaka Imam Bonjol |
| Ukuran | : | 17.5 x 12.6 cm |
| Tebal | : | xvi + 128 halaman (SC) |
| Berat | : | ± 142 gram |
| ISBN | : | 978-602-0871-20-2 |
By Momentumpedia






